bagaimana mengkonversi konten menjadi aksi

Bagaimana Mengkonversi Konten Menjadi Aksi Penjualan? Ini Caranya!

Tidak dapat dipungkiri sekarang kekuatan konten mampu memberikan hasil maksimal terhadap penjualan. Hal ini sendiri tidak lepas dari majunya teknologi yang memberikan banyak perubahan terhadap marketing. Jaringan internet yang sudah meluas, memudahkan pengusaha untuk memasarkan produk. Lalu, bagaimana mengkonversi konten menjadi aksi agar penjualan meningkat? Ikuti ulasannya berikut ini. 

Bagaimana Mengkonversi Konten Menjadi Aksi?

Membuat konten memang tidak mudah, lebih sulit lagi jika mengajak audiens untuk melakukan aksi yang diinginkan. Maka daripada itu, kamu harus tahu bagaimana cara meningkatkan konversi dari konten ke tindakan. Caranya adalah sebagai berikut: 

Tentukan tujuan 

Tentu saja hal pertama yang harus kamu lakukan agar konten dapat dikonversikan adalah dengan menentukan tujuannya. Apa tujuan kamu membuat konten tersebut? Kalau memang untuk mencapai penjualan, maka buatlah konten yang hard selling atau soft selling. Pastikan bahwa audiens sadar dengan brand yang kamu bangun. 

Kamu juga harus mengajak audiens untuk melihat detail apa saja penawaran dari produk. Ajaklah mereka untuk beraksi dengan menciptakan konten yang memiliki nilai lebih. Entah itu dari segi penawaran atau juga kampanye yang telah dibuat. Tidak hanya itu saja, kamu juga harus menggapai calon pelanggan yang berpotensial. 

Baca juga

7 Manfaat Website Bagi Perusahaan

Dengan jelasnya tujuan yang akan kamu capai, maka nantinya akan mudah sekali untuk konversi konten untuk menjadi sebuah aksi. Cari celah dan terus memberikan konten bermanfaat dan menarik dapat membantu membuat audiens bertindak sesuai dengan apa yang kamu inginkan terhadap produk kamu. 

Eksekusi konten 

Setelah tujuan telah jelas, maka kamu hanya tinggal eksekusi saja konten yang akan dibuat. Tentu saja tidak sembarang konten yang kamu upload. Kamu harus kembali melihat tujuan di awal dan diolah dalam bentuk konten. Manfaatkan kelebihan produk yang kamu tawarkan dalam sebuah konten akan memaksimalkan konversi yang diinginkan. 

Selain itu, kamu perlu sekiranya membuat konten yang masih satu kategori dengan produk yang dijual. Hal ini akan membantumu menemukan target pasar yang tepat. Karena tujuan utama adalah dengan meningkatkan brand awareness dan berakhir dengan meningkatkan penjualan. 

Memiliki website terbaik 

Cara bagaimana mengkonversi konten menjadi aksi yang selanjutnya adalah dari website. Website sekarang ini berperan sangat penting untuk menjadi wadah konten yang mampu menjangkau target audiens. Dengan konten yang bermanfaat, maka secara otomatis masyarakat akan masuk ke website dan melakukan aksi yang kamu harapkan. 

Tentu saja, agar pengunjung juga betah dan terus beraktivitas dalam website, kamu membutuhkan situs yang memiliki desain menarik. Tidak hanya itu saja, kecepatan website juga harus diperhitungkan. Karena jika loading dari sebuah website lama, maka akan segera ditinggalkan. Pastikan juga navigasi website sangat mudah untuk dijalankan, sehingga pengunjung tidak akan ragu untuk melakukan aksi. 

Baca juga

Rekomendasi Tools Digital Marketing Terbaik

Tips Membuat Konten yang Menarik 

Dari penjelasan di atas, sudah sangat jelas kalau kamu harus tahu cara membuat konten yang menarik. Tanpa adanya konten menarik, maka tidak mungkin ada aksi yang terjadi dari audiens. Konten adalah pilar utama yang harus kamu perhatikan untuk mengharapkan konversi. Berikut ini adalah tips untuk membuat konten yang menarik: 

Konten harus original 

Maksud dari original disini adalah jangan sampai menjiplak atau plagiat. Mencari referensi dari berbagai tempat adalah hal yang sangat wajar. Tapi, kamu bisa mengembangkannya menjadi ide baru yang lebih fresh. Ketika kamu menjiplak sebuah konten, maka akan ada masalah seperti website di block oleh Google. 

Berinovasi adalah cara yang paling tepat agar kamu dapat membuat sebuah konten yang original. Apalagi jika kamu benar-benar membuatnya dari pengalaman sendiri, maka akan memberikan manfaat yang lebih untuk audiens. 

Berikan benefit pada konten 

Tips selanjutnya adalah dengan memberikan benefit atau manfaat dalam konten. Kamu harus menerangkan dengan jelas audiens harus melihat konten yang telah dibuat. Jangan sampai audiens tidak mendapatkan apapun dari konten yang kamu berikan. Benefit dalam hal ini tidak harus dalam bentuk pengetahuan seperti tips dan trik atau informasi terbaru. Kamu juga dapat menghibur audiens dengan mengangkat tema-tema lucu yang masih berkaitan dengan produk. 

Selalu ikuti trend 

Langkah selanjutnya bagaimana mengkonversi konten menjadi angka yaitu kamu juga harus selalu mengikuti trend yang sekarang ini sedang terjadi. Dari trend ini dapat kamu modifikasi untuk menjadi konten yang berkaitan dengan produk yang akan kamu jual. Ketika sebuah trend kamu angkat, maka trafic pada website juga akan meningkat. Sehingga hasilnya pun akan memuaskan, yaitu konversi konten menjadi aksi. 

Dari penjelasan di atas, maka kamu sudah memahami bagaimana mengkonversi konten menjadi aksi agar penjualan meningkat. Ada dua kunci yang harus kamu pastikan dalam konversi ini, yaitu isi konten serta website. Jika kamu membutuhkan keduanya, maka bisa menghubungi Webly yang merupakan jasa pembuatan website dan content manager yang professional.

Leave a Reply